malam ini. lagi-lagi aku memikirkanmu. memikirkan hubungan kita yang enggak berujung. memikirkan perasaanku yang tergantung lunglai. kamu terlalu tinggi untuk digapai. atau kamu memang benar-benar tak ingin menurunkan sedikit saja hatimu? entahlah. yang kutahu, kamu terlalu susah untuk dikejar.
rindu-rinduku yang lalu masih menumpuk. ditambah lagi rindu-rindu yang datang beberapa minggu terakhir. tumpukan rindu itu kini udah menggunung. entah aku harus gimana lagi.semakin banyak rindu yang tertimbun, semakin sesak pula rongga dada untuk memenuhi oksigen yang kuhirup. mungkin karena oksigen yang masuk itu terdesak dengan tumpukan rindu yang menggunung itu? haha.
sekelebat sosoknya terbayang lagi. dan satu lusin rindu pun ikut menimbun ribuan rindu yang sudah menumpuk. bagus. hanya karena sekelebat bayangannya saja sudah mendatangkan selusin akar rindu. kamu terlalu merepotkan, Vin. tapi sayangnya, semerepotkannya kamu, tetap aja bayanganmu nggak beraura gelap. bayanganmu terkesan indah bagiku, atau bahkan selalu kutunggu-tunggu disaat aku termenung? hah.